PT Swayasa Prakarsa Tbk (SWAP) Memperkuat Transformasi Bisnis dan Menuju IPO
Perseroan telah memperoleh izin publikasi dalam rangka Penawaran Awal dari Otoritas Jasa Keuangan pada 21 Agustus 2026 dan memulai masa book building pada 22–27 Agustus 2026.
Penguatan tata kelola, peningkatan kinerja, serta perluasan komersialisasi inovasi kesehatan menjadi fokus utama perusahaan.
Sleman, 22 Agustus 2026 – PT Swayasa Prakarsa Tbk, perusahaan yang berfokus pada hilirisasi dan komersialisasi hasil riset di bidang kesehatan, telah memperoleh izin publikasi dalam rangka Penawaran Awal dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 21 Agustus 2026. Dengan diperolehnya izin tersebut, Perseroan memasuki tahap penawaran awal atau book building sebagai bagian dari proses menuju Penawaran Umum Perdana Saham (Initial Public Offering/IPO) dengan kode emiten SWAP.
Masa book building berlangsung pada 22–27 Agustus 2026. Dalam penawaran awal tersebut, PT Swayasa Prakarsa Tbk menawarkan sebanyak-banyaknya 323 juta saham baru atau sekitar 30,30% dari modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan setelah IPO, dengan kisaran harga penawaran awal Rp130–Rp140 per saham. Dari aksi korporasi ini, Perseroan berpotensi memperoleh dana bruto sebanyak-banyaknya Rp45,22 miliar.
“Bagi kami, IPO bukan sekadar aksi korporasi untuk memperoleh pendanaan. Langkah ini merupakan bagian dari transformasi PT Swayasa Prakarsa menjadi perusahaan yang semakin transparan, akuntabel, dan berkelanjutan, sekaligus memperluas dampak inovasi kesehatan karya anak bangsa,” ujar Bondan Ardiningtyas, Direktur Utama PT Swayasa Prakarsa Tbk.
Setelah masa book building berakhir, Perseroan bersama penjamin pelaksana emisi efek akan menetapkan harga penawaran final dengan mempertimbangkan hasil penawaran awal dan kondisi pasar. Sesuai jadwal indikatif sementara serta dengan tetap memperhatikan proses dan persetujuan regulator, pernyataan efektif OJK ditargetkan diperoleh pada 31 Agustus 2026. Tahapan berikutnya mencakup masa penawaran umum pada 2–8 September 2026 dan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia pada 10 September 2026.
Transformasi Bisnis dan Penguatan Tata Kelola
Sejalan dengan proses menuju perusahaan terbuka, PT Swayasa Prakarsa Tbk terus memperkuat fundamental bisnis dan tata kelola perusahaan. Langkah tersebut mencakup penyempurnaan tata kelola, penguatan sistem pengendalian internal, peningkatan kualitas pelaporan, penataan proses bisnis, pengembangan sumber daya manusia, serta perluasan jaringan produksi dan pemasaran.
Perseroan juga terus berkoordinasi dengan para pemegang saham, penjamin pelaksana emisi efek PT Sukadana Prima Sekuritas, serta profesi dan lembaga penunjang pasar modal untuk memastikan seluruh tahapan IPO dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Selayang Pandang PT Swayasa Prakarsa Tbk
Didirikan pada 2012, PT Swayasa Prakarsa Tbk merupakan bagian dari ekosistem hilirisasi riset perguruan tinggi yang mengembangkan portofolio usaha dalam tiga bidang utama, yaitu alat kesehatan, obat tradisional dan produk herbal, serta pangan fungsional.
Sejumlah produk yang telah dikembangkan Perseroan mencakup alat kesehatan untuk perawatan luka, bedah saraf, kedokteran gigi, dan dukungan pernapasan. Portofolio tersebut antara lain RZ-VAC Negative Pressure Wound Therapy, INA-SHUNT, CeraSpon, Gama-CHA, ventilator Venindo, dan DivaBirth. Perseroan juga mengembangkan berbagai produk herbal dan pangan fungsional berbasis hasil riset perguruan tinggi.
Pengembangan produk kesehatan dalam negeri merupakan salah satu pilar pertumbuhan Perseroan. Melalui kolaborasi dengan peneliti, tenaga kesehatan, mitra industri, fasilitas pelayanan kesehatan, dan jaringan distribusi, PT Swayasa Prakarsa Tbk berupaya mempercepat proses hilirisasi agar hasil riset dapat berkembang menjadi produk yang digunakan secara luas oleh masyarakat.
Kinerja dan Strategi Pertumbuhan
Pada semester pertama 2026, PT Swayasa Prakarsa Tbk membukukan peningkatan pendapatan sekitar 77% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pada periode tersebut, Perseroan juga berhasil menurunkan kerugian bersih sekitar 82,9%.
Perbaikan kinerja tersebut mencerminkan upaya Perseroan dalam meningkatkan efisiensi operasional, memperbaiki struktur biaya, dan mengoptimalkan kontribusi produk-produk utama. Ke depan, Perseroan akan melanjutkan strategi peningkatan kapasitas produksi, penguatan jaringan distribusi, perluasan penetrasi pasar, serta pengembangan produk yang memiliki potensi pendapatan berulang.
“Transformasi yang kami lakukan diarahkan untuk membangun perusahaan berbasis inovasi dengan fundamental yang kuat. Kami ingin memastikan pertumbuhan perusahaan berjalan seiring dengan penerapan tata kelola yang baik dan kemampuan untuk memberikan nilai tambah bagi masyarakat, mitra, pemegang saham, serta seluruh pemangku kepentingan,” tambah Bondan.
Melalui akses ke pasar modal, PT Swayasa Prakarsa Tbk berharap dapat mempercepat komersialisasi inovasi kesehatan, meningkatkan kapasitas produksi, memperluas pasar, dan memperkuat modal kerja Perseroan.
Informasi lengkap mengenai struktur penawaran, jadwal, risiko usaha, rencana penggunaan dana, dan informasi material lainnya tersedia dalam prospektus awal yang diterbitkan melalui situs web Perseroan, sistem penawaran umum elektronik, serta kanal resmi lainnya. Jadwal dan ketentuan penawaran masih dapat berubah sesuai dengan proses serta persetujuan dari OJK.
Kontak Media
Fajar Nur Hafidzah
Corporate Secretary
PT Swayasa Prakarsa
Telepon: 0274-5044049 / 0851 9098 2008
Email: corsec@swayasaprakarsa.com
Situs web: www.swayasaprakarsa.com
Pernyataan Kehati-hatian
Siaran pers ini disampaikan untuk memberikan informasi mengenai pengembangan dan kesiapan korporasi PT Swayasa Prakarsa. Dokumen ini bukan merupakan prospektus, penawaran untuk menjual, atau ajakan untuk membeli efek. Pelaksanaan IPO bergantung pada keputusan perusahaan dan pemegang saham, kondisi pasar, proses uji tuntas, serta pemenuhan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan dan Bursa Efek Indonesia.